10+ Software Desain Grafis Yang Mirip Dengan Corel Draw Adalah

Apakah Kamu sedang mencari informasi tentang software desain yang mirip dengan Corel Draw? Jika iya, simak ulasannya secara lengkap di bawah ini untuk menemukan jawabannya.

Saat ini telah ada berbagai opsi software atau aplikasi desain grafis yang bisa membantu pekerjaan Kamu untuk mengolah dokumen foto dan gambar.

Walaupun ada beberapa diantaranya yang berbayar, setiap software yang direkomendasikan disini dijamin bisa membantu Kamu dalam merancang desain yang epik.

Nah, mungkin Kamu sekarang sedang mempertimbangkan software desain grafis mana yang mirip dengan Corel Draw dan paling cocok untuk membantu pekerjaan Kamu.

11 Software Desain Grafis yang Mirip Corel Draw

software-desain-grafis-mirip-corel-draw

Agar Kamu tidak bingung, langsung saja simak 10 software desain grafis yang mirip dengan Corel Draw dan sering digunakan oleh graphic designer untuk membuat dan mengolah desain grafis. Simak selengkapnya berikut ini!

1. Adobe Photoshop

Siapa yang tidak pernah mendengar software yang satu ini, bisa dibilang kalau Adobe Photoshop atau yang lebih sering disebut Photoshop saja merupakan software desain grafis sejuta umat.

Bukan tanpa alasan, software yang memiliki icon berwarna biru dominan ini merupakan aplikasi yang paling mudah digunakan oleh semua orang, termasuk pemula.

Sebenarnya, Photoshop yaitu software untuk mengolah atau editing foto dan gambar.

Namun, belakangan, software yang satu ini menjadi andalan banyak orang untuk keperluan grafis, seperti membuat logo, banner, dan lain-lain.

Ada banyak tools yang memudahkan pengguna dalam mengolah foto, seperti crop tool, healing brush, lasso tool, dan lain sebagainya.

Photoshop bukan hanya digunakan untuk kalangan profesional, tapi juga mereka yang baru tertarik pada dunia grafis.

Memulainya juga tidak sulit, karena sudah banyak panduan yang bisa Kamu temukan di YouTube.

Mulai dari mengganti background pada gambar atau foto, mengubah paradigma pada warna, hingga mengganti objek pada suatu foto atau gambar dengan sesuatu yang lain.

Keunggulan-keunggulan itu yang membuat Photoshop jadi software desain grafis andalan banyak orang.

2. Adobe InDesign

Jika diurutkan, mungkin perusahaan Adobe paling banyak memiliki software pengolah gambar yang berkualitas.

Selain Adobe Photoshop, ada juga Adobe InDesign. Kamu bisa menggunakan software desain grafis yang satu ini untuk mendesain layout majalah, tabloid, serta koran.

Ya, salah satu fungsi dari software ini yaitu mengatur layout pada media cetidak. Adobe InDesign juga menawarkan fitur untuk membuat gambar menjadi blur dan membuat obyek transparan.

Kamu tidak perlu khawatir dengan pengerjaannya, karena Adobe InDesign mampu melakukan import data dengan menggunakan berbagai format, seperti .JPG, .psd, bahkan .doc dan .pdf.

Kamu juga bisa menyimpan hasil akhir dalam banyak format, sehingga tidak perlu khawatir lagi jika tidak compatible dengan komputer yang lain.

3. Adobe Illustrator

Hampir mirip dengan Corel Draw, Adobe Illustrator memiliki kemampuan yang dapat digunakan dalam proses pengolahan foto atau gambar berbasis vector.

Kamu bisa menjadikan Adobe Illustrator sebagai alternatif lain dari Corel Draw untuk membuat desain grafis visual seperti poster, banner, atau logo.

Adobe Illustrator memiliki perpaduan dari Corel Draw dan Photoshop.

Mengapa demikian? Karena Adobe Illustrator dapat menghasilkan objek akhir dengan resolusi yang tinggi, didukung dengan fitur-fitur yang serupa dengan Corel Draw.

Variasi warna yang disediakan lebih lengkap, sehingga memungkinkan Kamu untuk bisa memadukan atau bermain gradasi.

Walaupun mampu mengolah file dengan ukuran di atas 50 MB, output yang dihasilkan memiliki ukuran relatif lebih kecil dibandingkan Adobe Photoshop dan Corel Draw.

4. Inkscape

Inkscape merupakan salah satu software desain grafis gratis yang mampu membantu desainer untuk merancang desain terukur yang tidak akan kabur selama pengubahan ukuran.

Tool ini yaitu pilihan baik bagi pemula yang tertarik dengan gambar vektor, karena ternilai sangat mudah untuk digunakan.

Tidak hanya sebatas itu saja, Inkscape juga sering memberikan update berbagai fiturnya, sehingga Kamu bisa membuat desain dengan lebih nyaman dan baik.

5. Sketch

Sketch merupakan software desain grafis khusus MacOS yang berfokus pada rancangan desain digital.

Melansir Pixpa, tool satu ini sering digunakan para profesional untuk membuat situs web, aplikasi, dan user interface berbagai program digital.

Kelebihan utama Sketch yaitu fitur pembuat prototipe, di mana Kamu bisa berkolaborasi dengan desainer lain di selama proses perancangan.

Program ini juga memiliki fitur tata letak yang cerdas di mana komponen akan secara otomatis mengubah ukuran berdasarkan keperluan desainer.

6. Affinity Designer

Software desain grafis selanjutnya yang dapat Kamu manfaatkan yaitu Affinity Designer. Program satu ini terkenal sebagai versi Adobe Illustrator yang lebih bersih dan murah.

Tidak hanya sebatas itu saja, ia juga digadang-gadang lebih mudah digunakan daripada Illustrator.

Terkait dengan fitur andalannya, Affinity hadir dengan fungsi grid system yang cemerlang.

Fitur yang satu ini bisa membantu pengguna dalam memperoleh kontrol total atas sudut, spasi, sampai subdivisi untuk membuat tata letidak desain yang akurat.

7. Xara Designer Pro X

Bagi Kamu yang gemar dengan desain bitmap dan vektor, Xara Designer Pro X dapat menjadi opsi software desain grafis yang baik.

Program satu ini dapat menangani berbagai keperluan berat, seperti penerbitan desktop, desain grafis, ilustrasi, hingga pengeditan foto semuanya pada satu tempat.

Perangkat ini juga telah menyediakan Kamu ratusan tata letidak template, elemen desain, dan lebih dari satu juta foto arsip untuk membantu Kamu memulai rancangan dengan cepat.

8. GIMP

Pilihan aplikasi desain grafis berikutnya yang dapat Kamu coba yaitu GIMP atau GNU Image Manipulation Program.

Tool yang satu ini bersifat open source, sehingga memungkinkan Kamu untuk mengubah kode sumber dan mendistribusikan programnya secara gratis.

Tidak hanya sebatas itu saja, Kamu juga bisa manfaatkan berbagai program penyesuaian dan plugin pihak ke-3 yang dapat meningkatkan produktivitas Kamu di GIMP.

GIMP sendiri memiliki fitur yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas sebuah gambar. Menurut Adam Enfroy, bahkan memungkinkanmu membuat komposit kreatif baru dengan mudah.

9. Gravit Designer

Pilihan software desain grafis lainnya yang dapat Kamu gunakan yaitu Gravit Designer.

Aplikasi ini yaitu program desain grafis gratis yang dapat digunakan untuk membuat desain berbasis vektor.

Di sini, Kamu dapat membuat logo, mengedit foto, dan membuat animasi dan ilustrasi yang berkualitas.

Walaupunjuga Gravit tidak memiliki versi offline dalam paket gratisnya, software ini bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Menarik bukan?

10. Vecteezy

Software desain grafis selanjutnya yang bisa jadi pilihan yaitu Vecteezy.

Vecteezy yaitu aplikasi desain grafis berbasis vektor yang bisa Kamu gunakan secara gratis.

Tools yang dimiliki aplikasi ini memungkinkanmu untuk membuat desain dari nol dengan mudah.

Tidak hanya sebatas itu saja, elemen vektor yang ada di aplikasi ini juga bisa Kamu ubah sesuai kebutuhan desainmu.

11. Vectr

Pilihan software desain grafis lainnya yang bisa Kamu pertimbangkan yaitu Vectr.

Keunggulan dari aplikasi ini yaitu collaborative tools-nya yang sangat baik. Sehingga, Kamu bisa mengerjakan suatu desain bersama rekan kerja secara langsung.

Tidak hanya sebatas itu saja, Vectr juga bisa digunakan secara cross-platform, lho. Sehingga, Kamu bisa menggunakannya melalui broswer atau mengunduh aplikasinya terlebih dahulu.

Walaupun aplikasi ini bisa Kamu gunakan secara gratis, kualitas tools desain seperti vector, filter, shadows, hingga font-nya tergolong sangat baik.

Gunakan Software Desain Grafis yang Sesuai dengan Kebutuhan Kamu
Dalam mengolah foto atau gambar, Kamu perlu menggunakan software desain grafis yang cocok dengan kebutuhan Kamu.

Misalnya, jika akan membuat sebuah poster, Kamu bisa menggunakan Corel Draw. Sementara, saat mau membuang background pada foto, Kamu bisa menggunakan Photoshop.

Intinya, belum ada satu jenis aplikasi desain grafis saja yang bisa memenuhi semua kebutuhan desain Kamu.

Sebaiknya memang Kamu berlatih dengan menggunakan berbagai software desain grafis yang mirip dengan Corel Draw adalah paling banyak digunakan oleh para desainer profesional. Apa saja yang harus Kamu kerjakan, Kamu juga sudah memiliki keahliannya.

0 Komentar