7 Software Perpustakaan Terbaru dan Gratis

Mengelola perpustakaan pasti akan terasa sangat melelahkan, karena ada banyak buku tersimpan yang perlu di manage dengan baik. Untuk bisa mengelola perpustakaan kecil maupun skala besar memerlukan beberapa pegawai dengan job desk masing-masing.

Agar memudahkan semua kegiatan pengelolaan perpustakaan, diperlukan software perpustakaan yang memiliki fitur pencatatan anggota, peminjaman buku, pengembalian buku, keterlambatan, denda dan manajemen lainnya. Tentunya dengan software ini semua pengelolaan perpustakaan menjadi lebih mudah dan efisien.

Software perpustakaan akan mengurangi tingkat kesalahan pencatatan terutama peminjaman dan pengembalian buku, bayangkan jika semua ini masih dilakukan secara manual pasti akan ada banyak sekali kesalahan data dan dibutuhkan berapa halaman buku setiap harinya.

Untuk itu pada artikel kali ini Kami akan memberikan rekomendasi software perpustakaan terbaik saat ini. Barangkali Kamu sedang mencari referensi untuk pengelolaan perpustakaan yang lebih baik.

7 Software Perpustakaan Terbaik

software-perpustakaan

Berikut ini merupakan sembilan rekomendasi software perpustakaan terbaik yang bisa Kamu coba.

1. Biblio

Rekomendasi software perpustakaan pertama dari Kami bernama Biblio. Software ini jika dilihat secara desain memiliki tampilan yang simple tetapi memiliki fitur yang lengkap dan gratis. Fitur yang tersedia pada Biblio seperti judul buku, penulis, ISBN, penerbit, koleksi, nomor indeks, nomor katalog, tahun cetak dan lainnya.

Jika ada anggota yang meminjam buku, Kamu bisa menandainya dengan label sedang dipinjam, cukup dengan memasukan nomor buku atau data lainnya saja. Status peminjaman pun juga bisa kita pantau dari software Biblio ini, jadi kita tahu stok buku apa saja yang ada pada perpustakaan.

Untuk laporan bulanan tidak perlu khawatir, karena Kamu bisa melakukan export data setiap bulannya untuk mengetahui semua transaksi peminjaman dan history yang terjadi selama satu bulan penuh.

2. iPusnas

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia meluncurkan software perpustakaan bernama iPusnas bekerja sama dengan developer Aksaramaya. Selain untuk peminjaman buku, software ini juga memiliki fitur sosial media, sehingga Kamu bisa melakukan interaksi dengan sesama anggota perpustakaan.

Fitur yang menarik dari iPusnas ini adalah tersedianya ePustaka, sehingga Kamu bisa menjadi anggota dari berbagai perpustakaan berbeda sekaligus. Tersedia juga fitur feed untuk melihat aktivitas pengguna lainnya, jadi ini mirip sekali dengan social media. Jika Kamu tertarik langsung saja download iPusnas di Google Play atau App Store.

3. BiblioteQ

Software ketiga ini memiliki kemiripan nama dengan software pertama, yaitu namanya BiblioteQ. Selain berguna untuk software perpustakaan, software BiblioteQ ini bisa Kamu gunakan untuk pengelolaan buku, majalah, jurnal, CD, DVD, bahkan untuk game sekalipun.

Jadi dengan satu software saja Kamu bisa menggunakannya dengan berbagai keperluan lain. Software ini bisa Kamu dapatkan secara gratis melalui link https://biblioteq.sourceforge.io/ kemudian pilih tombol download.

4. iJakarta

Jika iPerpus tadi adalah miliki perpustakaan nasional, maka software perpustakaan bernama iJakarta ini milik dari Pemprov Jakarta dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Software iJakarta ini juga memiliki social media sehingga Kamu bisa melakukan diskusi masalah buku dengan anggota lainnya.

Software ini juga tersedia fitur ePustaka seperti iPusnas sebelumnya. Kamu juga bisa melakukan penyimpanan buku elektronik pada software ini, jadi saat ingin membaca tinggal membuka software saja.

5. Learning Management System (LMS)

LMS menjadi software pengelolaan perpustakaan yang memiliki desain paling menarik dibandingkan dengan lainnya. Software Learning Management System ini memiliki tampilan yang lebih modern. Kebanyakan software perpustakaan versi lama lebih mementingkan dari segi fungsi serta fitur dan kurang memperhatikan masalah desain.

Software LMS ini bisa membantu Kamu dalam pengelolaan perpustakaan yang lebih nyaman. LMS cocok untuk perpustakaan pribadi, perpustakaan desa, sekolah bahkan perpustakaan kota sekalipun. Fitur pelaporannya juga lengkap, sehingga sebagai admin Kamu bisa membuat laporan secara detail dan lengkap.

6. ePerpus

ePerpus adalah software perpustakaan yang dikembangkan oleh salah satu retail buku terbesar di Indonesia yaitu Gramedia Digital Nusantara. Software ini memungkinkan untuk semua anggotanya membaca, meminjam buku, majalah, koran dalam bentuk digital.

Dengan software ePerpus ini Kamu bisa melakukan semua itu hanya dengan software saja. Selain itu dari sisi penerbit buku, ePerpus memiliki deretan penerbit dan penulis kelas atas di Indonesia seperti Elex Media Komputindo, Mizan, John C. Maxwell, Mizan dan sebagainya.

7. iSantri

Mendengar namanya saja pasti Kamu sudah mengetahuinya bahwa software perpustakaan ini sudah jelas untuk memfasilitasi para santri. Software ini dikeluarkan oleh Kementrian Agama Republik Indonesia untuk para santri agar tetap bisa membaca buku.

Software ini tidak berbeda jauh dengan software iJakarta, karena dari sisi developer softwarenya dikerjakan oleh perusahaan yang sama. Yang membedakan paling hanya dari koleksi bukunya saja, untuk iSantri lebih banyak ke buku-buku tentang keagamaan.

Kesimpulan

Selain 7 software perpustakaan diatas, sebenarnya masih ada banyak software serupa yang memiliki fungsi yang sama seperti My Ebook Library, Software Perpustakaan, Calibre eBook Management, School Library System, Book tracker, bookTome, Handy Library, AnyBooks, T-Perpus, Wattpad dan sejenisnya.

Nah sampai disini pembahasan 7 daftar software perpustakaan terbaik saat ini, jika Kamu tertarik silahkan pilih salah satu mana yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan Kamu.

0 Komentar